Kamis, 03 April 2014

ILMU BUDAYA DASAR




KATA PENGANTAR
Puji syukur saya penjatkan kehadirat Allah SWT, yang atas rahmat-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah yang berjudul Ilmu Budaya Dasar. Penulisan makalah ini merupakan salah satu tugas yang diberikan dalam mata kuliah IBD di Universitas Gunadarma Depok.

Dalam Penulisan makalah ini saya merasa masih banyak kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang saya miliki. Untuk itu, kritik dan saran dari semua pihak sangat saya harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini.

Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini, khususnya kepada Dosen saya yang telah memberikan tugas dan petunjuk kepada saya, sehingga saya dapat menyelesaikan tugas ini.


PENDAHULUAN
A.        Latar Belakang

Manusia dalam kesehariannya tidak akan lepas dari kebudayaan, karena manusia adalah pencipta dan pengguna kebudayaan itu sendiri. Manusia hidup karena adanya kebudayaan, sementara itu kebudayaan akan terus hidup dan berkembang manakala manusia mau melestarikan kebudayaan dan bukan merusaknya. Dengan demikian manusia dan kebudayaan tidak dapat dipisahkan satu sama lain, karena dalam kehidupannya tidak mungkin tidak berurusan dengan hasil-hasil kebudayaan, setiap hari manusia melihat dan menggunakan kebudayaan, bahkan kadang kala disadari atau tidak manusia merusak kebudayaan.

Hubungan yang erat antara manusia (terutama masyarakat) dan kebudayaan telah lebih jauh diungkapkan oleh Melville J. Herkovits dan bronislaw Malinowski, yang mengemukakan bahwa cultural determinism berarti segala sesuatu yang terdapat didalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu. (Soemardjan, Selo: 1964: 115). Kemudian Herkovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang superorganic. Karena kebudayaan berturun temurun dari generasi ke generasi tetap hidup. Walaupun manusia yang menjadi anggota masyarakat sudah berganti karena kelahiran dan kematian.

Lebih jauh dapat dilihat dari definisi yang dikemukakan oleh E. B. Tylor (1871) dalam bukunya Primitive Culture: kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat, dan lain kemampuan-kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Dengan lain perkataan, kebudayaan mencakup kesemuanya yang didapatkan atau dipelajari oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Kebudayaan terdiri dari segala sesuatu yang dipelajari dari pola-pola perilaku normative. Oleh karena itu, manusia yang mempelajari kebudayaan dari masyarakat, bisa membangun kebudayaan (konstruktif) dan bisa juga merusaknya (destruktif).

PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN DAN WUJUD KEBUDAYAAN

1.      Pengertian Kebudayaan
Kebudayaan berasal dari kata budaya sedangkan budaya adalah bentuk jamak dari kata budi-daya yang berarti cinta, karsa, dan rasa. Kata budaya sebenarnya berasal dari bahasa snsekerta buddayah yaitu bentuk jamak dari kata buddhi yang berarti budi atau akal.dalam bahasa inggris kata budaya berasal dari kata culture, dalam bahasa Belanda diistilahkan dengan kata Cultuur, dalam bahasa latin, berasal dari kata corela.

2.      Perwujudan Kebudayaan
Koentjaraningrat mengemukakan bahwa kebudayaan itu dibagi atau digolongkan kedalam tiga wujud yaitu:
a.       Wujud sebagai suatu kompleks dari ide-ide, gagasan nilai-nilai norma-norma dan peraturan
b.      Wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat.
c.       Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.
Berdasarkan penggolongan wujud budaya tersebut, maka kebudayaan dapat dikelompokan menjadi dua:1. Budaya yang bersifat abstrak dan 2. Budaya yang bersifat kongkrit.

B.     Budaya Sumatera Barat
Budaya Minangkabau adalah kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat Minangkabau dan berkembang di seluruh kawasan berikut daerah perantauan Minangkabau. Budaya ini merupakan salah satu dari dua kebudayaan besar di Nusantara yang sangat menonjol dan berpengaruh. Budaya ini memiliki sifat egaliter, demokratis, dan sintetik, yang menjadi anti-tesis bagi kebudayaan besar lainnya, yakni budaya Jawa yang bersifat feodal dan sinkretik.

1.      Sejarah
Berdasarkan historis, budaya Minangkabau berasal dari Luhak Nan Tigo, yang kemudian menyebar ke wilayah rantau di sisi barat, timur, utara dan selatan dari Luhak Nan Tigo.[2] Saat ini wilayah budaya Minangkabau meliputi Sumatera Barat, bagian barat Riau (Kampar, Kuantan Singingi, Rokan Hulu), pesisir barat Sumatera Utara (Natal, Sorkam, Sibolga, dan Barus), bagian barat Jambi (Kerinci, Bungo), bagian utara Bengkulu (Mukomuko), bagian barat daya Aceh (Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Kabupaten Aceh Tenggara), hingga Negeri Sembilan di Malaysia.
Budaya Minangkabau pada mulanya bercorakkan budaya animisme dan Hindu-Budha. Kemudian sejak kedatangan para reformis Islam dari Timur Tengah pada akhir abad ke-18, adat dan budaya Minangkabau yang tidak sesuai dengan hukum Islam dihapuskan. Para ulama yang dipelopori oleh Haji Piobang, Haji Miskin, dan Haji Sumanik, mendesak Kaum Adat untuk mengubah pandangan budaya Minang yang sebelumnya banyak berkiblat kepada budaya animisme dan Hindu-Budha, untuk berkiblat kepada syariat Islam. Budaya menyabung ayam, mengadu kerbau, berjudi, minum tuak, diharamkan dalam pesta-pesta adat masyarakat Minang.
Reformasi budaya di Minangkabau terjadi setelah Perang Padri yang berakhir pada tahun 1837. Hal ini ditandai dengan adanya perjanjian di Bukit Marapalam antara alim ulama, tokoh adat, dan cadiak pandai (cerdik pandai). Mereka bersepakat untuk mendasarkan adat budaya Minang pada syariat Islam. Kesepakatan tersebut tertuang dalam adagium Adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah. Syarak mangato adat mamakai. (Adat bersendikan kepada syariat, syariat bersendikan kepada Al-Quran). Sejak reformasi budaya dipertengahan abad ke-19, pola pendidikan dan pengembangan manusia di Minangkabau berlandaskan pada nilai-nilai Islam. Sehingga sejak itu, setiap kampung atau jorong di Minangkabau memiliki masjid, selain surau yang ada di tiap-tiap lingkungan keluarga. Pemuda Minangkabau yang beranjak dewasa, diwajibkan untuk tidur di surau. Di surau, selain belajar mengaji, mereka juga ditempa latihan fisik berupa ilmu bela diri pencak silat.
2.      Seni
a.      Arsitektur
Masjid Raya Sumatera Barat yang desainnya mengikuti tipologi arsitektur Minangkabau Arsitektur Minangkabau merupakan bagian dari seni arsitektur khas Nusantara, yang wilayahnya merupakan kawasan rawan gempa. Sehingga banyak rumah-rumah tradisionalnya yang berbentuk panggung, menggunakan kayu dan pasak, serta tiang penyangga yang diletakkan di atas batu tertanam. Namun ada beberapa kekhasan arsitektur Minangkabau yang tak dapat dijumpai di wilayah lain, seperti atap bergonjong. Model ini digunakan sebagai bentuk atap rumah, balai pertemuan, dan kini juga digunakan sebagai bentuk atap kantor-kantor di seluruh Sumatera Barat. Di luar Sumatera Barat, atap bergonjong juga terdapat pada kantor perwakilan Pemda Sumatera Barat di Jakarta, serta pada salah satu bangunan di halaman Istana Seri Menanti, Negeri Sembilan. Bentuk gonjong diyakini berasal dari bentuk tanduk kerbau, yang sekaligus merupakan ciri khas etnik Minangkabau.
b.      Masakan
Memasak makanan yang lezat merupakan salah satu budaya dan kebiasaan masyarakat Minangkabau. Hal ini dikarenakan seringnya penyelenggaraan pesta adat, yang mengharuskan penyajian makanan yang nikmat. Masakan Minangkabau tidak hanya disajikan untuk masyarakat Minangkabau saja, namun juga telah dikonsumsi oleh masyarakat di seluruh Nusantara. Orang-orang Minang biasa menjual makanan khas mereka seperti rendang, asam pedas, soto padang, sate padang, dan dendeng balado di rumah makan yang biasa dikenal dengan Restoran Padang. Restoran Padang tidak hanya tersebar di seluruh Indonesia, namun juga banyak terdapat di Malaysia, Singapura, Australia, Belanda, dan Amerika Serikat. Rendang salah satu masakan khas Minangkabau, telah dinobatkan sebagai masakan terlezat di dunia.
Masakan Minangkabau merupakan masakan yang kaya akan variasi bumbu. Oleh karenanya banyak dimasak menggunakan rempah-rempah seperti cabai, serai, lengkuas, kunyit, jahe, bawang putih, dan bawang merah. Kelapa merupakan salah satu unsur pembentuk cita rasa masakan Minang. Bahan utama masakan Minang antara lain daging sapi, daging kambing, ayam, ikan, dan belut. Orang Minangkabau hanya menyajikan makanan-makanan yang halal, sehingga mereka menghindari alkohol dan lemak babi. Selain itu masakan Minangkabau juga tidak menggunakan bahan-bahan kimia untuk pewarna, pengawet, dan penyedap rasa. Teknik memasaknya yang agak rumit serta memerlukan waktu cukup lama, menjadikannya sebagai makanan yang nikmat dan tahan lama.

DAFTAR PUSTAKA








Senin, 25 Februari 2013

Himchan

Published with Blogger-droid v2.0.4

Senin, 21 Januari 2013

Tugas Soft Skill 2


I. DATA BASE

Database merupakan sekumpulan informasi yang saling berkaitan pada suatu subjek tertentu pada tujuan tertentu pula.

Database adalah susunan record data operasional lengkap dari suatu organisasi atau perusahaan, yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dalam komputer sehingga mampu memenuhi informasi yang optimal yang dibutuhkan oleh para pengguna. Banyak sekali kegiatan manusia yang menggunakan komputer sebagai sarana pengolahan data, sehingga diperlukan suatu perangkat lunak database. Jika dikaji lebih mendasar tentang batasan suatu database, maka dapat disebutkan bahwa segala bentuk koleksi data adalah suatu database. Mulai dari kelompok data pegawai, sampai dengan kelompok file, merupakan database.

Proses sistem desain data base

Analisis Persyaratan
Fase pertama dalam proses pendesian database adalah menganalisa persyaratan.
Desain Data Base Konseptual
Mendesain database secara konseptual, teoritis. Semua Informasi berhasil dikumpulkan pada proses pertama, tahap analisi persyaratan, akan sangat berguna pada fase ini.
Desain Data Base Logika
Tahap selanjutnya adalah mengubah database konsep pada fase kedua menjadi desain data base logika.
Perbaikan Skema
Evaluasi langkah-langkah yang sudah dilakukan sebelumnya.
Desain data base fisik
Langkah kelima dalam proses mendesain database adalah secara fisik, artinya, semua analisis, konsep, teori dan dsain yang dilakukan sebelumnya diimplementasikan ke dalaman data base yang sesungguhnya.
Desain Aplikasi dan Keamanan
Semua proyek pengembangan perangkat lunak yang melibatkan sebuah DBMS harus mempertimbangan aspek aplikasi yang berada di luar data base seperti: enkripsi, digital signature, dan lain-lain.

II. Diagram Hub.Entitas(ERD)

ENTITAS
Entitas adalah sesuatu yang memiliki keberadaan yang unik dan berbeda, walaupun tidak harus dalam bentuk fisik. Abstraksi, misalnya, biasanya dianggap juga sebagai suatu entitas. Dalam pengembangan sistem, entitas digunakan sebagai model yang menggambarka komunikasi dan pemrosesan internal seperti misalnya membedakan dokumen dengan pemrosesan pesanan.

ERD
ERD (Entity Relationship Diagram) adalah gambaran mengenai berelasinya antar entitas. Sistem adalah kumpulan dari elemen yang setiap elemen memiliki fungsi masing-masing dan secara bersama-sama mencapai tujuan dari sistem tersebut. Kebersama-samaan dari sistem di atas dilambangkan dengan saling berelasinya antara satu entitas dengan entitas lainnya Entitas (entity/ entity set), memiliki banyak istilah di dalam ilmu komputer, seperti table (table), berkas (data file), penyimpan data (data store), dan sebagainya

III. MODEL DARA REA
Model data REA mengklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu :
1.sumber daya yang didapat dan dipergunakan organisasi (Resource)
Contoh : kas dan persediaan, perlengkapan, gudang pabrik dsb
2. Kegiatan atau aktivitas bisnis yang dilakukan organisasi (Event)
Contoh : sales events, taking customer orders
3. Pelaku yang terlibat dalam kegiatan tersebut (agent)
Contoh : pegawai (staf penjualan dan kasir), pelanggan



Tugas Soft Skill 1



A.Aplikasi-Aplikasi siklus pendapatan dan pengeluaran
A.1 Aplikasi siklus pendapatan
Siklus pendapatan bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran barang dan jasa yang dimiliki oleh perusahaan dengan kas yang dimiliki oleh konsumen. Perusahaan yang masih menggunakan system proses manual , dokumennya berbentuk hardcopy.Sistem pemprosesan terkomputerasi memudahkan dalam pencatatn peneluaran dan pendapatan
Tujuan perusahaan dalam pelaksanaan siklus pendapatan :
Mencatat permintaan penjualan agar tepat dan akurat
Memverifikasi kelayakan kredit konsumen
Mengirimkan barang atau memberikan jasa tepat waktu sesuai dengan perjanjian
Melakukan penagihan kepada konsumen pada waktu yang tepat dan dengan cara yang benar
Membukukan penjualan dan penerimaan kas kedalam akun konsumen dengan tepat
Mengamankan kas sampai dilakukan penyetoran barang
A.2 Aplikasi siklus pengeluaran
Siklus ini memproses transaksi yang menggambarkan peristiwa ekonomi berikut : permintaan barang, penerimaan barang, mencatat kewajiban untuk membayar barang, dan membayar untuk barang itu.
Pada siklus ini, sistem akuntansi yang didasarkan pada komputer menggunakan empat aplikasi :
1. Aplikasi pembelian.
2. Aplikasi penerimaan.
3. Aplikasi surat bukti.
4. Aplikasi disbursemen kas.
Tujuan system pengeluaran yaitu:
Menjamin barang dan jasa yang dipesan sesuai dengan yang dibutuhkan.
Menerima barang dalam kondisi baik.
Menentukan faktur yang berkaitan barang dan jasa dengan benar.Mencatat dan mengklasifikasikan pengeluaran dengan tepat.
Mengirimkan uang ke pemasok yang tepat.
Menjamin semua pengeluaran kas berkaitan dengan pengeluaran yang telah diijinkan.
B. Batasan Aplikasi siklus pendapatan & pengeluaran
Proses bisnis adalah suatu kumpulan aktivitas atau pekerjaan terstruktur yang saling terkait untuk menyelesaikan suatu masalah tertentu atau yang menghasilkan produk atau layanan (demi meraih tujuan tertentu). Suatu proses bisnis dapat dipecah menjadi beberapa subproses yang masing-masing memiliki atribut sendiri tapi juga berkontribusi untuk mencapai tujuan dari superprosesnya. Analisis proses bisnis umumnya melibatkan pemetaan proses dan subproses di dalamnya hingga tingkatan aktivitas atau kegiatan.
Karakteristik proses bisnis
Beberapa karakteristik umum yang dianggap harus dimiliki suatu proses bisnis adalah:
1.     Definitif: Suatu proses bisnis harus memiliki batasan, masukan, serta keluaran yang jelas.
2.     Urutan: Suatu proses bisnis harus terdiri dari aktivitas yang berurut sesuai waktu dan ruang.
3.     Pelanggan: Suatu proses bisnis harus mempunyai penerima hasil proses.
4.     Nilai tambah: Transformasi yang terjadi dalam proses harus memberikan nilai tambah pada penerima.
5.    Keterkaitan: Suatu proses tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terkait dalam suatu struktur   
       organisasi.
6.    Fungsi silang: Suatu proses umumnya, walaupun tidak harus, mencakup beberapa fungsi.

C. Prosedur dalam Aplikasi siklus pendapatan & pengeluaran
·         Prosedur Pemrosesan Informasi
Pengolahan informasi adalah perubahan (pengolahan) dari informasi dengan cara terdeteksi oleh pengamat . Dengan demikian, itu adalah proses yang menggambarkan segala sesuatu yang terjadi (perubahan) dalam alam semesta , dari jatuh dari batu (perubahan posisi) untuk pencetakan dari file teks dari sebuah sistem komputer digital. Dalam kasus terakhir, sebuah pengolah informasi yang mengubah bentukpresentasi dari file teks. Pengolahan informasi mungkin lebih khusus didefinisikan dalam istilah yang digunakan oleh Claude E. Shannon sebagai konversi informasi yang laten menjadi informasi manifest (McGonigle & Mastrian, 2011). Laten dan informasi manifest didefinisikan melalui persyaratan dari pengelakan (ketidakpastian yang tersisa, apa nilai pengirim telah benar-benar dipilih), disipasi (ketidakpastian dari pengirim apa penerima telah benar-benar diterima), dan transformasi (upaya tersimpan pertanyaan - dalih dikurangi disipasi) (Denning dan Bell, 2012).
Pengolahan informasi dapat berurutan atau paralel, baik yang mungkin terpusat atau desentralisasi (didistribusikan). The didistribusikan pemrosesan paralel pendekatan pertengahan 1980-an menjadi populer dengan nama koneksionisme . Pada awal tahun 1950, Friedrich Hayek adalah dari waktu ke depan ketika ia mengemukakan gagasan bahwa tatanan spontan di otak timbul dari jaringan desentralisasi dari unit sederhana ( neuron ). Namun, Hayek jarang dikutip dalam literatur koneksionisme . Jaringan koneksionis terdiri node yang berbeda, dan bekerja dengan "efek priming," dan ini terjadi ketika "simpul utama mengaktifkan simpul terhubung" (Sternberg & Sternberg, 2012). Tapi "tidak seperti dalam jaringan semantik, itu bukanlah sebuah node tunggal yang memiliki arti khusus, melainkan pengetahuan direpresentasikan dalam kombinasi node berbeda diaktifkan" (Goldstein, seperti dikutip dalam Sternberg, 2012).
Kelima tahap dasar pengolahan informasi yang Pengumpulan data - data dari sumber menangkap mereka dan merekamnya ke beberapa media (misalnya, kertas). Persiapan Data - menyalin, mengelompokkan, atau mengatur data dalam cara yang lebih nyaman untuk masukan.Memeriksa dan memverifikasi data yang dikumpulkan sering dilakukan pada tahap ini. Input data - memasukkan data atau mengirim data yang disimpan ke dalam sistem pengolahan.Memeriksa akurasi dan validitas data masukan yang sering dilakukan pada tahap ini. Pengolahan Data - menghitung atau memanipulasi data input dan bahkan menyimpan hasil untuk penggunaan masa depan.
Output Informasi - memberikan hasil yang diproses dalam bentuk yang dapat dibaca (misalnya, laporan).

·         Kebutuhan Informasi dan Prosedur
SIA harus menediakan informasi operasional yang dibutuhkan untuk melakukan fungsi-fungsi berikut ini:
Merespons pertanyaan pelanggan mengenai saldo akun dan status pesanan.
Memutuskan apakah kredit pelanggan tertentu dapat ditambah atau tidak.
Menentukan ketersediaan persediaan.
Memutuskan jangka waktu kredit yang ditawarkan.
Menentukan harga produk dan jasa.
Menetapkan kebijakan mengenai retur penjualan dan garansi.
Memilih metode untuk mengirim barang.

D. Diagram Aliran Data (DFD) Aplikasi siklus Pendapatan & Pengeluaran

Tujuan utama siklus pengeluaran adalah untuk meminimalkan biaya total untuk pembelian dan pemeliharaan persediaan, pasokan, dan berbagai jasa yang diperlukan untuk menjalankan organisasi
Fungsi yang terkait dengan proses pembelian :
·         Gudang/Bagian Lain
·         Pembelian
·         Penerimaan
·         Hutang Dagang
·         Kasir/Pembayaran
·         Gudang
Pembelian terjadi karena adanya permintaan barang/bahan dari suatu bagian atau gudang karena persediaan yang ada habis. Bagian manapun dalam suatu organisasi dapat melakukan permintaan pembelian dengan mengeluarkan Surat Permintaan Pembelian (Purchase Requisition/PR). Jika pesanan sudah datang dan sudah diperiksa oleh bag. Penerimaan, bag, Gudang akan menerima laporan penerimaan untuk disetujui, jika sudah disetujui maka laporan penerimaan barang tersebut akan diberikan ke bagian pembelian.
·         Pembelian
Bagian pembelian yang menerima PR kemudian menerbitkan Purchase Order (PO) untuk dikirim ke pemasok terpilih. Selain dikirim ke pemasok, tembusannya dikirim ke bag. Penerimaan dan bag. Hutang Dagang.
·         Bagian Penerimaan
Bag. Penerimaan bertanggung jawab memeriksa kondisi barang yang diterima dan menyesuaikan antara Bill of Ladding yang terdapat pada barang yang dikirim dengan barang yang dipesan pada PO. Setelah diperiksa dan dibandingkan maka bag. Penerimaan harus membuat Laporan Penerimaan dan diberikan kepada bag. Gudang untuk meminta persetujuannya.
·         Bagian Hutang Dagang
Bagian Hutang Dagang menerima nota penerimaan, PO, PR, dan Faktur untuk dibandingkan dan kemudian membuat voucher pengeluaran kas yang akan diberikan kepada bagian Kasir. Selain kegiatan diatas dia juga melakukan kegiatan pencatatan kedalam jurnal dan buku besar.
·         Bagian Kasir
Setelah menerima voucher yang dilampiri oleh 4 dokumen dari bag. Hutang Dagang, Bag. Kasir mengeluarkan cek untuk pembayaran hutang.







Senin, 12 November 2012

3 Software SIA Serta Perbedaan Dan Fungsinya


1. MYOB
MYOB (Mind Your Own Business) adalah sebuah software akuntansi yang diperuntukkan bagi usaha kecil dan menengah (UKM) yang dibuat secara terpadu (integrated software). Dikembangkan pertama kali oleh MYOB Limited Australia dan sekarang telah dikembangkan di negara-negara lain seperti Amerika, Kanada, Selandia Baru dan lainnya. Hingga kini telah diterbitkan MYOB Accounting, MYOB Premier, dan MYOB Basic Business, MYOB Accounting Plus dan MYOB Just Invoice dengan berbagai versi. Beberapa kelebihan & kekurangan MYOB dibandingkan dengan software akuntansi lain :
                              
A. Kelebihan
• User Friendly (mudah digunakan), bahkan oleh orang awam yang tidak mempunyai pengetahuan mendasar tentang akuntansi.
• Tingkat keamanan yang cukup valid untuk setiap user.
• Kemampuan eksplorasi semua laporan ke program Excel tanpa melalui proses ekspor/impor file yang merepotkan.
• Kemampuan trash back semua laporanke semua dokumendan sumber transaksi.
• Dapat diaplikasikan untuk 105 jenis perusahaan yang telah direkomendasikan.
• Menampilkan laporan keuangan komparasi (perbandingan) serta menampilkan analisis laporan dalam bentuk grafik.

B. Kekurangan
• Database MYOB merupakan database yang dikunci, artinya pengguna tidak dapat melakukan modifikasi laporan, modifikasi field di MYOB, sehingga customization apabila diperlukan relative sulit dipenuhi oleh MYOB.
• MYOB merupakan software buatan luar negeri sehingga tidak ada feature perpajakan di dalamnya. Pembuatan laporan yang berkaitan dengan perpajakan seperti form pelaporan PPN dan lainnya tidak tersedia di dalam MYOB dan harus dikelola di luar software MYOB.
• Tidak ada module fixed assets, sehingga apabila perusahaan memerlukan modul untuk mengelola assets yang dimiliki maka tidak dapat dipenuhi oleh MYOB. Contoh bidang usaha yang memerlukan antara lain adalah persewaan genset yang memerlukan pengelolaan keberadaan lokasi, maintenance, jenis barang dan lainnya.
• Kelemahan Multi Warehouse yang mengakibatkan pengelolaan atas barang konsinyasi relatif sulit dikelola di dalam MYOB.
• MYOB tidak dapat digunakan untuk mengelola perusahaan dengan multi company, artinya laporan konsolidasi tidak dapat diharapkan dapat dibuat dengan menggunakan MYOB. Fitur yang disediakan oleh MYOB.  MYOB dibuat sebagai gabungan beberapa modul yang disajikan dalam satu paket.

Beberapa modul (fitur) gabungan yang disediakan oleh MYOB yang kemudian digabung salah satu form yang disebut dengan Command Center sebagai berikut :
 Accounts
Menyediakan fitur Account List, Record Journal Entry.
Banking
Menyediakan fitur Spend Money, Receive Money, Bank Register, Reconcile Account,
Prepare Bank Deposit, Print Cheque.
 Sales
Menyediakan fitur Sales Register, Enter Sales, Receive Payment, Print Invoice.
Time Billing
Menyediakan fitur Activities List, Enter Activity Slip, Prepare Time Billing Invoice,
Activity Log.
Purchases
Menyediakan fitur Purchases Register, Enter Purchases, Print Purchase Order.
Inventory
Menyediakan fitur Item Register, Item List, Set Item Prices, Count Inventory,
Adjust Inventory, Transfer Inventory, Auto Build Inventory.
Card File
Menyediakan fitur Card List seperti Customer, Supplier, Employee, Personal.

2. ACCURATE ACCOUNTING
Accurate adalah software akuntansi yang user friendly, yang memudahkan anda dalam menyusun laporan keuangan, laporan laba/rugi dan masih banyak lagi. Laporan Accurate sendiri telah mengcover lebih dari 250 jenis laporan keuangan, mulai dari:
1. Inventory
2. Penjualan
3. Pembelian
4. Kas/Bank
5. dan Aktiva

Modul-Modul Accurate sendiri terdiri atas :
• Buku Besar
• Kas & Bank
• Persediaan Barang
• Penjualan
• Pembelian
• Aktiva Tetap

Accurate Software terdiri ada 3 jenis software :
1. Accurate Standard Edition
2. Accurate Deluxe Edition
3. Accurate Enterprise (untuk publikasi)

Keistimewaan ACCURATE antara lain :
HANDAL
Menggunakan database server Firebird, database berbasis SQL dari kelas client/
server, ACCURATE mampu melayani sampai ratusan user sekaligus tanpa penurunan performance yang berarti. Selain itu database-nya sangat kuat sehingga tidak akan rusak sekalipun listrik untuk server mati mendadak.
SECURE / AMAN
Menggunakan metode pengamanan yang berlapis dan ter-enkripsi, database ACCURATE hanya bisa diakses oleh personel yang diberi hak sesuai dengan batasan yang diperbolehkan. Selain itu
folder tempat file data ACCURATE tidak perlu di-share sehingga tidak mungkin
data ACCURATE di-copy oleh yang tidak berhak.

Keunggulan-keunggulan ACCURATE:
1. Kemudahan dalam menggunakan aplikasi (user Friendly).
2. Support yang selalu siap membantu anda dalam penerapan transaksi yang sesungguhnya.
3. Biaya yang terjangkau tanpa perlu adanya tambahan biaya maintenance baik bulanan ataupun tahunan.
4. Client server technology dengan kemampuan rollback.
5. Transaksi real time, tidak perlu proses posting.
6. Modul lengkap untuk perusahaan dagang / jasa / kontraktor
7. Bilingual software ( Inggris dan Indonesia).
8. Mencatat hingga 920 triliun.
9. Laporan dapat di view langsung dengan microsoft excel.
10. Fasilitas untuk Proses Export & Import data.
11. Laporan, faktur yang dapat di customize oleh user.
12. Jejak audit.
13. Multi user.
14. Multi level GL Account dan item.
15. Multi Company.
16. Multi Gudang.
17. Multi Pajak Penjualan.
18. Multi Currency dengan kurs komersil
dan kurs pajak.
19. Multi level Discount.
20. Multi unit dengan 3 level unit.
21. Metode persediaan dengan FIFO dan Average.
22. Tax Report dari PPN IN dan OUT sampai SPT Tahunan Form 1771 secara Otomatis.

3.Krishand General Ledger Fiskal

Komersial Krishand General Ledger merupakan software akuntansi yang digunakan untuk mencatat transaksi jurnal dan menghasilkan laporan keuangan seperti Buku Besar, Neraca, Laba/Rugi, dll. Salah satu kelebihan dari software Krishand GL adalah gabungan dari pencatatan jurnal komersial dan fiskal sekaligus di dalam satu program, dimana hal ini bisa memudahkan Anda dalam mempersiapkan jurnal koreksi untuk keperluan laporan keuangan fiskal pada akhir tahun.

Fitur-fitur standar Krishand GL Fiskal/Komersial :
·         Berbasis Windows.
·         Multi user.
·         Mencatat transaksi jurnal baik fiskal maupun komersial.
·         No. Perkiraan dapat disetup sendiri oleh user dengan maksimum 12 karakter.
·         Menyediakan fungsi untuk mengatur ulang no. bukti jurnal.
·         Dapat menginput jurnal untuk beberapa periode sekaligus tanpa harus menutup periode yang sedang berjalan.
·         Menyediakan fungsi penomoran bukti jurnal secara otomatis.
·         Buku Besar dan Neraca Saldo dapat dilihat setiap saat tanpa perlu proses posting.
·         Nilai debet/kredit mencapai 99.999.999.999.999.
·         Menghasilkan laporan keuangan fiskal dan komersial.
·         Menyediakan laporan keuangan komparatif antara fiskal dan komersial.
·         Dapat mengedit transaksi jurnal tahun sebelumnya dan fasilitas pindah saldo.
·         Melakukan perhitungan saldo buku besar secara akurat.
·         Sederhana dan mudah digunakan.
   
Ref:
gorila151206.blogspot.com/2010/12/perbedaan-software-akuntansi-myob.html?m=1

Sabtu, 03 November 2012

Pembuatan Model Data dan Desain Data Base


I. DATA BASE

Database merupakan sekumpulan informasi yang saling berkaitan pada suatu subjek tertentu pada tujuan tertentu pula.

Database adalah susunan record data operasional lengkap dari suatu organisasi atau perusahaan, yang diorganisir dan disimpan secara terintegrasi dengan menggunakan metode tertentu dalam komputer sehingga mampu memenuhi informasi yang optimal yang dibutuhkan oleh para pengguna. Banyak sekali kegiatan manusia yang menggunakan komputer sebagai sarana pengolahan data, sehingga diperlukan suatu perangkat lunak database. Jika dikaji lebih mendasar tentang batasan suatu database, maka dapat disebutkan bahwa segala bentuk koleksi data adalah suatu database. Mulai dari kelompok data pegawai, sampai dengan kelompok file, merupakan database.

II. PROSES DESIAN DATA BASE

Analisis Persyaratan
Fase pertama dalam proses pendesian database adalah menganalisa persyaratan.
Desain Data Base Konseptual
Mendesain database secara konseptual, teoritis. Semua Informasi berhasil dikumpulkan pada proses pertama, tahap analisi persyaratan, akan sangat berguna pada fase ini.
Desain Data Base Logika
Tahap selanjutnya adalah mengubah database konsep pada fase kedua menjadi desain data base logika.
Perbaikan Skema
Evaluasi langkah-langkah yang sudah dilakukan sebelumnya.
Desain data base fisik
Langkah kelima dalam proses mendesain database adalah secara fisik, artinya, semua analisis, konsep, teori dan dsain yang dilakukan sebelumnya diimplementasikan ke dalaman data base yang sesungguhnya.
Desain Aplikasi dan Keamanan
Semua proyek pengembangan perangkat lunak yang melibatkan sebuah DBMS harus mempertimbangan aspek aplikasi yang berada di luar data base seperti: enkripsi, digital signature, dan lain-lain.

III. PENGERTIAN ENTITAS, FIELD, RECORD, & ERD
SERTA MODEL DATA REA

ENTITAS
Entitas adalah sesuatu yang memiliki keberadaan yang unik dan berbeda, walaupun tidak harus dalam bentuk fisik. Abstraksi, misalnya, biasanya dianggap juga sebagai suatu entitas. Dalam pengembangan sistem, entitas digunakan sebagai model yang menggambarka komunikasi dan pemrosesan internal seperti misalnya membedakan dokumen dengan pemrosesan pesanan.

FIELD
Field (medan) menyatakan data terkecil yang memiliki makna. Istilah lain untuk field yaitu elemen data, kolom item, dan atribut. Contoh field yaitu nama seseorang, jumlah barang yang dibeli, dan tanggal lahir seseorang.

RECORD
Record (rekaman) menyatakan kumpulan dari sejumlah elemen data yang saling terkait. Sebagai
contoh, nama, alamat, tanggal lahir, dan jenis kelamin dari seseorang menyusun sebuah record. Istilah lain yang juga menyatakan record yaitu tupel dan baris.

ERD
ERD (Entity Relationship Diagram) adalah gambaran mengenai berelasinya antar entitas. Sistem adalah kumpulan dari elemen yang setiap elemen memiliki fungsi masing-masing dan secara bersama-sama mencapai tujuan dari sistem tersebut. Kebersama-samaan dari sistem di atas dilambangkan dengan saling berelasinya antara satu entitas dengan entitas lainnya Entitas (entity/ entity set), memiliki banyak istilah di dalam ilmu komputer, seperti table (table), berkas (data file), penyimpan data (data store), dan sebagainya

MODEL DARA REA
Model data REA mengklasifikasikan ke dalam tiga kategori, yaitu :
1.sumber daya yang didapat dan dipergunakan organisasi (Resource)
Contoh : kas dan persediaan, perlengkapan, gudang pabrik dsb
2. Kegiatan atau aktivitas bisnis yang dilakukan organisasi (Event)
Contoh : sales events, taking customer orders
3. Pelaku yang terlibat dalam kegiatan tersebut (agent)
Contoh : pegawai (staf penjualan dan kasir), pelanggan


IV. Langkah-langkah Membangun ERD & REA

ERD
1.      Mengidentifikasikan dan menetapkan seluruh himpunan entitas yang akan terlibat.
2.      Menentukan atribut-atribut key dari masing-masing himpunan entitas.
3.      Mengidentifikasikan dan menetapkan seluruh himpunan relasi diantara himpunan entitas yang ada beserta foreign key-nya.
4.      Menentukan derajat dan cardinality rasio relasi untuk setiap himpunan relasi
5.      Melengkapi himpunan relasi dengan atribut-atribut yang bukan kunci (non-key).

REA
1.      Identifikasi pasangan kegiatan pertukaran ekonomi yang mewakili hubungan kualitas dasar  memberi- untuk-menerima, dalam siklus tersebut.
2.      Identifikasi sumber daya yang dipengaruhi oleh setiap kegiatan pertukaran ekonomi dan para pelaku yang terlibat dalm kegiatan tersebut.
3.      Analisis setiap kegiatan pertukaran ekonomi utnuk menetapkan apakah kegiatan tersebut harus dipecah menjadi suatu kombinasi dari satu atau lebih kegiatan komitmen dan kegiatan petukaran ekonomi.
4.      Tetapkan kardinalitas setiap hubungan.